Ini 5 Jenis Suspensi Mobil Yang Harus Diketahui

Dani Febrian
· 1 tahun yang lalu · 17 min read
Ini 5 Jenis Suspensi Mobil yang Harus Diketahui

Peredam kejut atau suspensi merupakan salah satu komponen yang ada dalam setiap mobil dan berfungsi untuk menambah kenyamanan dalam kabin mobil. Suspensi bekerja layaknya per yang memantul. Bedanya, komponen penyusun suspensi ini lebih kompleks dan tidak sesederhana per biasa. 

Bantingan keras merupakan sesuatu yang akan kamu dapat, jadi jangan berharap kata nyaman. Suspensi pada tiap jenis mobil biasanya didesain berbeda. Hal ini tentu mengacu kepada bobot mobil dan juga kegunaan mobil itu sendiri. pada artikel kali ini akan dibahas mengenai lima jenis suspensi yang umum digunakan di berbagai jenis mobil. Penasaran? Simak sampai habis pembahasan berikut ya!

1. Suspensi Macpherson
Alasan mengapa suspensi ini banyak digunakan mobil di dunia adalah karena harganya yang cukup terjangkau dan komponen penyusunnya yang terbilang sederhana serta mudah didapat. Kekurangan suspensi yang biasa digunakan oleh Toyota Avanza ini adalah kurang mampu menerima beban dan berubahnya sudut kemiringan geometri roda ketika menikung. Efeknya, daya cengkram ban menjadi kurang sempurna.

2. Suspensi Double Whisbone
Double whisbone mempunyai ciri menonjol yakni dua buah lengan atau yang biasa disebut arm yang menopang bagian bawah sistem suspensi itu sendiri. Kelebihan dari suspensi double whisbone ini adalah menjaga sudut geometri pada roda agar tetap konstan saat berbelok. Kekurangan dari suspensi jenis ini ialah membutuhkan ruang yang lebih besar, maka tak heran suspensi ini lebih banyak digunakan di kendaraan dengan dimensi yang besar seperti Hilux dan Fortuner.  

3. Suspensi Multi Link
Suspensi multi-link memiliki desain konstruksi yang terbilang cukup rumit dengan bagian-bagian yang terpisah dan disatukan oleh sendi-sendi dari tiap jung komponen berporos di kedua sisi lengan. Kelebihan dari suspensi multi-link adalah memiliki daya cengkram sempurna dan lebih mudah dalam pengendalian di jalan rusak sekalipun. Kekurangannya, jika suspensi ini mengalami kerusakan maka proses perbaikkannya membutuhkan waktu yang tidak sebentar. Suspensi jenis ini juga jarang digunakan karena memiliki konstruksi yang rumit.

4. Suspensi Axle Rigid
Kamu bisa melihat suspensi jenis ini di mobil pikap atau truk sedang. Suspensi ini mudah terlihat karena letaknya yang berada di belakang sebuah mobil. Ciri khas dari suspensi ini adalah roda bagian belakang, kiri dan kanan, dihubungkan menjadi satu dengan axle atau poros yang biasa disebut dengan nama gardan. Suspensi axle rigid dibagi menjadi dua model yaitu axle rigid dengan pegas daun dan axle rigid dengan pegal coil atau per.

5. Suspensi Independent
Terakhir, ialah suspensi jenis independent. Suspensi yang banyak digunakan di mobil mewah ini didesain khusus agar kenyamanan dalam mobil kian terasa. Ciri suspensi jenis ini adalah antara roda kiri dan kanan belakang mobil tidak dihubungkan secara langsung melainkan dihubungkan dengan sendi axle. Mudahnya, jika roda kiri menghantam lubang maka mobil tidak akan goyang karena hanya suspensi bagian kiri yang bergerak sedangkan yang lainnya tidak. 

Jadi mana pilihanmu? Apabila kamu sudah mengetahui berbagai tipe suspensi, maka mempersiapkan perjalanan menjadi hal yang tak terhindarkan. Beli tiket kapal secara jauh-jauh hari agar mendapatkan banyak keuntungan.